03 April 2016

Pencegahan AE gagal


AE gagal umumnya terjadi pada pot BT rendah yang telah berlangsung lama. Seringkali bath pada pot BT rendah juga rendah (dibawah 20). Pengatasan yang biasa dilakukan oleh operator di lapangan adalah dengan pemasukan bath serta hassai/cover pot BT rendah. Terkadang crane man saat melakukan proses breaking tidak membedakan mana pot yang harus dibreaking BT tinggi mana yang BT rendah. Hal ini mengakibatkan proses pengerjaan breaking menjadi  tidak maksimal. Temperature yang seharusnya naik malah tidak berubah-ubah dikarenakan pengerjaan yang tidak betul.

Seharusnya saat melakukan pengerjaan breaking BT rendah, tidak perlu dibreaking hingga hancur permukaan randnya. Cukup dibreaking halus saja meratakan tinggi rand agar sejajar atau di bawah plat deck. Proses cover juga perlu menjadi perhatian penting. Pada saat melakukan cover tidak perlu dicover hingga aluminanya menggunung. Tapi pengcoveran  harusnya secukupnya saja pada bagian yang terbuka agar tidak oksidasi.

Biasanya pot BT rendah diikuti dengan pot yang sering noise serta tinggi bath yang rendah. Noise yang terjadi di pot BT rendah biasanya lebih sulit diatasi bila dibandingkan dengan pot BT tinggi. Pot yang seperti ini harus dicek terlebih dahulu berapa tinggi bathnya. Bila bathnya rendah maka harus dilakukan pengatasan terlebih dahulu sebelum dilakukan reset anoda. Pengatasan bath rendah adalah dengan memasukkan bath cair secukupnya.

Selain itu AE gagal juga bisa dikarenakan proses AC pojok yang kurang baik. Bila saat AE terjadi toban AE menurunkan jack namun dikarenakan adanya karang di anoda pojok, maka anoda tidak dapat turun semua yang menyebabkan terjadinya anoda BM (busbar miring). Hal ini juga dapat menyebabkan AE gagal. Sehingga proses AC terutama untuk anoda pojok harus diberikan perhatian lebih.

Pada saat breaking harus dipastikan bahwa tersedia jarak antara anoda dengan rand sisi panjang maupun sisi pendek serta pastikan bahwa kerak di bawah anoda sudah di ambil. Bila hal ini dilakukan, harapannya AE gagal dikarenakan busbar miring tidak terjadi. Untuk pot-pot khusus (BT rendah atau BT tinggi), pada saat awal shift leader deret ataupun SI dapat mengangkat dPSP dalam rangka menaikkan temperature pot.

02 April 2016

Obyek Wisata Pakpak Barat

1. Air terjun Lae Une

2. Patung Mejan

3. Air terjun LaeMbilu-bilu

4. Hutan suaka alam Pakpak
5. Air terjun Lae Singgabit

Obyek Wisata Tapanuli Tengah

Wisata Pulau
1. Pulau Bakkar

2. Pulau Mursala

3. Pulau putih

4. Pulau Situngkus
5. Pulau Ungge

Wisata Alam
1. Air terjun Silak-lak


2. Air terjun Sihobuk
3. Air terjun Mursala
4. Air terjun Golkar
5. Air terjun 7 tingkat
6. Air terjun Aloban bair

Wisata Bahari
1. Pantai Bosur
2. Pantai Kahona
3. Pantai Kalangan
4. Pantai Pandan
5. Pantai Sitiris-tiris

Wisata Sejarah
1. Makam Mahligai
 
2. Makam Papan tinggi
3. Batu Ping
4. Batu lobang

PRSU 2016












02 Januari 2016

Pernikahan




Resolusi 2016

  1. Mempunyai anak
  2. Membeli Mobil
  3. Memiliki harta kekayaan senilai IDR 280 juta
  4. Naik jabatan SI 4
  5. Mengunjungi 5 tempat baru

11 November 2015

Asal Nama Gunung Rinjani

Pada jaman dahulu tidak jauh dari pelabuhan Lembar, terdapat sebuah Kerajaan Taun yang diperintah oleh seorang Raja yang sangat bijaksana bernama Datu Taun bersama permaisurinya yang sangat cantik Dewi Mas.

Di bawah pemerintahan Raja Datu Tuan, kerajaan dalam keadaan aman, damai, dan tenteram. Namun meskipun demikian Raja kelihatan sering bersedih, hal ini dikarenakan beliau belum dikarunia seorang putera, sementara Raja dan Permaisuri sudah semakin bertambah tua.

Pada suatu hari Raja dan permaisuri duduk bercakap-cakap membicarakan masalah keluarga. Baginda mengemukakan bagaimana susahnya kelak karena tidak memiliki anak. Bersabdalah Datu Tuan “Adinda kanda ingin menyampaikan permintaan, ijinkanlah kakanda mengambil istri seorang lagi. Mudah-mudahan dengan demikian kita akan dikaruniai anak yang akan menggantikan pemerintahan kelak”

Setelah Sang Permaisuri menyetujui, maka Baginda Datu Tuan segera meminang seorang gadis cantik yang bernama Sunggar Tutul, puteri dari Patih Aur.

Semenjak itu perhatian Raja terhadap Dewi Mas berkurang, beliau lebih sering tinggal di istana isteri yang baru. Raja yang terkenal adil ini telah bertindak tidak adil terhadap permaisurinya. Meskipun demikian Dewi Mas tetap selalu sabar, dan karena kemurahan Yang Maha Kuasa maka Dewi Mas mengandung.

Berita tentang Dewi Mas mengandung ini tentu saja mengejutkan Sunggar tutul, ia takut Raja akan berpaling dari dirinya dan kembali ke Permaisuru Dewi Mas. Untuk itu dengan cara yang licik Sunggar Tutul menghasut Raja, bahwa kehamilan Dewi Mas diakibatkan oleh perbuatan serong dengan seorang yang bernama Lok Deos.

Murkalah Baginda Datu Tuan, maka Dewi Mas pun di usir dari istana dan dibuang ke sebuah gili. Dengan ditemani para pengiringnya Dewi Mas tinggal di gili, mereka membangun suatu pemukiman. Dewi Mas tetap tegar dalam menempuh kehidupan menuju hari depan.

Pada suatu ketika lewatlah sebuah kapal mendakati gili tersebut, seperti ada suatu kekuatan gaib sang Nakhoda kapal tersebut mengarahkan kapalnya ke gili, dan dari kejauhan dia melihat seorang wanita cantik yang bersinar. Nakhoda dan para awak kapalpun berlabuh dan mampir ke pondok Dewi Mas.

Setelah dijamu para penumpang kapal tersebut menanyakan kenapa Dewi Mas bisa tinggal di tempat tersebut, karena selama ini gili tersebut tidak berpenghuni. Dewi Mas pun menceritakan semua peristiwa yang dialaminya. Dewi Mas meminta Nakhoda dan awak kapal tersebut untuk mengantarkannya ke pulau Bali. Akhirnya Dewi Mas beserta para pengiringnya tinggal di Bali dan membangun pemukiman baru. Hari kelahiranpun tiba, Dewi Mas melahirkan dua anak kembar yang masing-masing disertai dengan keajaiban. Seorang bayi laki-laki lahir beserta sebilah keris, dan seorang lagi bayi perempuan lahir beserta anak panah. Bayi laki-laki ini diberi nama Raden Nuna Putra Janjak sedangkan bayi perempuan dinamakan Dewi Anjani.

Kedua bayi tersebut tumbuh besar menjadi anak-anak yang lucu dan menarik. Namun pada suatu hari kedua anak tersebut menanyakan siapakah ayah mereka, karena selama ini mereka sering diejek teman-temannya karena tidak punya ayah.

Karena desakan kedua anaknya yang terus menerus, maka Dewi Mas pun menceritakan semua kisah yang dialaminya. Diceritakannya bahwa ayah mereka adalah seorang Raja di Lombok yang bernama Datu Taun, dirinya dibuang kesebuah gili karena difitnah oleh madunya Sunggar Tutul.

Raden Nuna Putra Janjak menjadi sangat marah dia memohon kepada ibunya agar diijinkan untuk menemui ayahnya ke Lombok. Karena terus didesak akhirnya Dewi Mas pun mengijinkan puteranya bersama para pengiring berlayar ke Lombok.

Sesampai di Lombok Raden Nuna Putra Janjak segera masuk ke istana namun di hadang oleh para penjaga. Pertarunganpun tak terelakkan, Raden Nuna Putra Janjak meskipun masih kecil namun dengan keris ditangan yang muncul bersamaan ketika ia lahir, sangatlah sakti dan tak tertandingi.

Banyak lawan yang tak berdaya hingga Baginda Datu Taun harus turun bertanding. Pertarungan yang serupun terjadilah, mereka saling menghujamkan kerisnya. Mereka berdua sama kuat, keris masing-masing tidak dapat saling melukai. Tiba-tiba terdengarlah suara gaib dari angkasa ” Hai Danu taun, jangan kau aniaya anak itu. Anak itu adalah anak kandungmu sendiri dari istrimu Dewi Mas”.

Setelah mendengar suara itu , ia amat menyesal maka dipeluknya Raden Nuna Putra Janjak. Setelah mendengar cerita dari Raden Nuna Putra Janjak , maka Baginda Datu Tuan segera menjemput permaisuri ke Bali. Seluruh istana dan penduduk Taun bersuka cita, Dewi Mas tidak menaruh dendam sama sekali kepada Sunggar Tutul, mereka semua hidup damai dan tenteram.

Raden Nuna Putra Janjak tumbuh dewasa menjadi seorang pemuda yang sangat tampan dan bijaksana. Baginda Datu Taun sudah semakin tua dan akhirnya menyerahkan tahta kerajaan kepada puteranya.

Sesudah puteranya naik tahta Baginda Datu Taun kemudian menyepi di gunung diiringi putrinya Dewi Anjani. Di puncak gunung itulah baginda dan puterinya bertapa bersemedi memuja Yang Maha Kuasa.

Di puncak gunung inilah Dewi Anjani diangkat oleh para Jin dan mahluk halus menjadi Ratu. Dan sejak saat itulah gunung yang tinggi di pulau Lombok tersebut dinamakan Gunung “Rinjani” yang berasal dar bahasa sasak yang berarti “tinggi”

07 November 2015

H-7 Enggagement Days



Turnamen Tenis Smelter Games

Saat smelter games kemarin saya memutuskan untuk mengikuti turnamen tenis yang bernama smelter games. Turnamen ini dibagi menjadi 2 kategori yaitu untuk kelas yang jago yaitu kategori A dan untuk kelas pemula yaitu kategori B. Dikarenakan saya baru belajar bermain tenis maka saya memutuskan untuk ikut di kategori B. Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan juara keempat/juara harapan di turnamen ini.

Semoga kedepannya bisa lebih berprestasi lagi. Amiiiin.



23 Oktober 2015

Analisa Usaha Tani Cabe Rawit

Komoditas                           : Cabe Rawit
Luas Penanaman                  : 1 Ha.
Lama usaha tani                  :  6 bulan.
I. Pengeluaran
A. Biaya Tetap
1. Sewa Lahan 1 Ha 612,500                                                           Rp.    612,500
2. Peralatan
a. Cangkul 7 unit @ Rp 55,000                                                         Rp.    385,000
b. Parang 7 unit @ Rp. 40,000                                                         Rp.    280,000
c. Gembor 7 unit @ Rp. 35,000                                                        Rp.    245,000
d.Sak/karung 50 unit @ Rp. 2,500                                                   Rp.    125,000
e.Sprayer 2 unit @ Rp. 230,000                                                       Rp.    460,000

B. Biaya Operasional
1. Pengolahan Tanah
a. Pembuatan Surjan 143 HOK @ Rp. 35,000                                    Rp.  5,005,000
b. Pengolahan bedengan 35 HOK@ Rp.  35,000                                 Rp.  1,225,000

2. Penanaman dan Penyulaman 8 HOK @ Rp 35,000                          Rp.     280,000

3. Pemeliharaan
a. Pemupukan 15 HOK @ Rp. 30,000                                                Rp.     450,000
b. Penyiraman 98 HOK@ Rp.  30,000                                                Rp.  2,940,000
c. Pemasangan Ajir 15 HOK@ Rp. 35,000                                         Rp.     525,000
d. Perbaikan Saluran 6 HOK @ Rp. 35,000                                        Rp.     210,000
e. Pemberantasan HPT 25 HOK @ Rp. 35,000                                   Rp.     875,000
f. Panen dan Angkut 120 HOK@ Rp. 35,000                                      Rp.  4,200,000

4. Bahan-Bahan
a. Benih Cabe rawit  20 bks 10 gr  @ Rp.20,000                               Rp.     400.000
b. Pupuk Organik 1,000 kg @  Rp. 750                                             Rp.     750,000
c. Pupuk Urea 100 kg @ Rp. 1,700                                                   Rp.     170,000
d. Pupuk SP-36 100 kg  @ Rp. 2,100                                                Rp.     210,000
e. Pupuk NPK 200 kg  @ Rp. 6.000                                                   Rp.  1,200,000
f. Pupuk Daun  2 ltr @ 80.000                                                         Rp.     160.000
g. Pestisida 10 liter @ Rp. 65,000                                                   Rp.     650,000
h. Kapur Pertanian/Dolomit 250 kg @ Rp. 700                                 Rp.     175,000
5. Kayu/Bambu ajir 20,000 Batang @ Rp. 150                                  Rp.  3,000,000

 Total Biaya Produksi 1 ha                                                               Rp. 24,532,500
 
II. Pendapatan
1. Total Produksi 2,000 kg  @ Rp. 37,500                                        Rp. 75,000,000

III. Analisa Usaha Tani
Total Biaya Produksi 1 ha                                                               Rp. 24,532,500
Total Hasil / Pendapatan 1 ha                                                        Rp. 50,467,500
Keuntungan 1 bulan                                                                       Rp.  8,411,250