Sejenak kaupun menoleh ke belakang Oh., pematang itu tak terlihat lagi, Bukit hijau menggugah jiwa… Tiada yang sia-sia selama ini, Tiada yang lenyap musnah Segalanya telah melahirkan makna mendalam …….
06 Januari 2011
Sebuah Surat dari Ayah dan Ibu
Sebuah Surat dari Ayah dan Ibu
Anakku, Ketika saya tumbuh tua
saya harap kamu bersabar dan mengerti terhadap saya
Kalau misalnya saya memecahkan piring,
atau menghamburkan sup diatas meja
karena saya kehilangan sisi penglihatan,
Saya harap kamu tidak meneriaki saya.
Orang tua sangat sensitif
sangat tersinggung ketika kamu meneriaki saya
Ketika pendengaran saya mulai terganggu
dan saya tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan
saya harap kamu tidak mengatakan saya "Tuli"
Harap ulangi yang kamu katakan atau tulis dalam secarik kertas
Maafkan saya Anakku
Saya bertambah Tua
Ketika kaki ku bertambah lemah
saya harap kamu tetap bersabar untuk membantu membangunkan
Seperti sama saat kamu kecil dulu, saya membantu kamu untuk belajar berjalan pertama kalinya
Tolong dengarkan saya
ketika saya terus mengulang diri saya, seperti sebuah rekaman rusak.
Saya harap kamu tetap mendengarkan saya
Tolong jangan tertawakan saya atau lelah mendengarkan saya
Apakah kamu ingat ketika waktu kecil kamu menginginkan sebuah balon ?
kamu mengulang terus apa yang kamu minta sampai kamu mendapatkannya
Maafkan aroma saya...
aramo saya seperti aroma orang tua
Tolong jangan paksa saya untuk mandi..karena tubuh saya lemah
orang tua cepat sakit ketika mereka kedinginan, saya harap saya tidak membuat kamu merasa saya jorok karena hal tersebut.
Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil ? Saya selalu mengejarmu berlarian karena kamu tidak mau mandi. Saya harap kamu juga bisa bersebar ketika orang tua menjadi seperti anak kecil. itu semua bagian dari semua orang tua yang akan kamu mengerti nanti ketika kamu Tua seperti saya.
dan jika kamu punya waktu, saya harap kita bisa berbincang, walaupun hanya beberapa menit, saya selalu merasa kesendirian di masa-masa tua saya dan tidak punya seseorang untuk berbicara
Saya tau kamu sibuk dengan pekerjaan, biarpun kamu tidak tertarik dengan cerita saya, tolong luangkan waktu sedikit untuk saya
Apakah kamu ingat ketika masih kecil? saya selalu mendengarkan ceritamu tentang teddy bear
Dan ketika saatnya tiba..
saya harus sakit dan terbaring, saya harap kamu tetap bersabar untuk merawat saya
Saya minta maaf jika secara tidak sengaja mengompol atau membuat berantakan di kasur.Saya harap kamu masih tetap bersabar dimasa-masa saat terakhir saya didunia, saya tidak akan lama lagi...
Ketika waktu nya datang, Saya harap kamu memegang tangan saya untuk menghadapi kematian
Dan jangan khawatir, ketika saya bertemu Sang Pencipta, Saya akan membisikan di telinganya untuk memberkati anakku.
karena anakku mencintai Ayah dan Ibunya
terima kasih banyak atas perhatian mu, Saya mencintai mu
dengan semua cinta.... Ayah & Ibu
03 Januari 2011
Gw Falling in Love (Tony Q Rastafara)
Kagak tau darimana judulnya
Tiba-tiba doi menarik perhatian
Simpatinya yang kagak ketulungan
Hingga dibuatnya gw mabuk kepayang
Alamak dag dig dug dag dig dug jantung rasanya copot
Alamak dag dig dug dag dig dug gw mesti pede
Gw falling in love 2X
Gw bingung musti ngomong apa
Setiap ketemu doi, dateng grogi gw
Mulut rasanya seperti kesumbat
Kata-kata hilang semua
Alamak dag dig dug dag digu dug jantung rasanya copot
Alamak dag dig dug dag dig dug bodi gemeteran
Alamak dag dig dug dag dig dug gw mesti pede
Gw falling in love 2X
Gak kuku....
02 Januari 2011
Lukisan Jiwa (Tony Q Rastafara)
Putih serta lainnya
berdamping melahirkan harmoni
Menyatu dalam bingkai
Ungkapan nurani
Menghadirkan keindahan
Lukiskan jiwa kita
Tak akan terpisah
Lukisan cinta
harapan setiap insan
Damai dengan cinta
Damailah jiwa
Damai dengan cinta
Damailah kita
Matahariku (Tony Q Rastafara)
Telah mengusik tidur
Bangunkan aku
Meninggalkan mimpi pagi
Setumpuk semangat
Iringi langkahku
Segala puji syukur
Mengalir hadirkan
Ucapan terima kasih Tuhan
Matahariku
Sengat cahayamu
Adalah jutaan harapan
Matahariku
Esok ku masih ingin bertemu
Melanjutkan cita dan cinta
Kangen (Tony Q Rastafara)
Setiap khayal
Selalu menghadirkan dirimu
Sekian lama berjarak
Hasrat semakin ingin dekat
Mencoba memelihara
Harapan yang terpenggal
*aaaa kukangen kamu
aaaa kurindu kamu
Musim panas berganti
Musim hujan berakhir
Membayangkan
kita menjalin kasih kembali
Sekian lama menunggu
Sekian kasih melintas
Aku sayang kamu
Tapi tak mau cintaku sia-sia
back to *
back to *
20 Desember 2010
Puisi-puisi tentang Lembah Mandalawangi. Gunung Pangrango
MANDALAWANGI
Mandalawangi,
Letih dan lelah membalut sekujur tubuh
Setelah berjalan mendaki untuk dapat berjumpa denganmu
Mandalawangi,
Keramahanmu menghilangkan segala penat yang kubawa
Dinginmu dapat mencairkan kebekuan di hatiku
Heningmu dapat menyemarakkan kesunyian di jiwaku
Mandalawangi
Di antara rumput-rumput yang tumbuh di lembahmu
Di antara keabadian tumbuhnya Edelweis di dirimu
Di antara titik-titik embun pagi yang menyapamu
Di antara balutan halimun dalam tidurmu
Di antara sinar mentari pagi yang membangunkanmu
Kau selalu menyambut ramah kami yang berkunjung
Mandalawangi,
Dalam kebekuan dan kesunyian dirimu
Kau selalu memberikan kedamaian dalam hatiku
Karena kau berikan cinta tanpa ada dusta
Hingga kumenyadari akan kecilnya diriku dihadapan Tuhan
Harley Bayu Sastha
Alun-alun Mandalawangi, 2006
MANDALAWANGI
Senja itu,
Ketika matahari turun ke dalam jurang-jurangmu
Aku datang kembali ke dalam ribaanmu
Dalam sepimu dan dalam dinginmu
Walau setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna,
Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan,
Dan aku terima kau dalam keberadaanmu
Seperti kau terima dalam daku
Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada,
Hutanmu adalah misteri segala
Cintaku dan cintamu adalah kebisuan semesta
Malam itu,
Ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi,
Kau datang kembali berbicara padaku
Tentang kehampaan semua
Hidup adalah soal keberanian,
Menghadapi tanda tanya tanpa kita mengerti
Tanpa kita bisa menawar
Terimalah dan hadapilah
Dan diantara ransel-ransel kosong dan api unggun yang membara
Aku terima ini semua
Melampaui batas hutan-hutanmu
Melalui batas-batas jurangmu
Aku cinta padamu, Pangrango
Karena aku cinta pada keberanian hidup
~*Soe Hok Gie*~
[19 Juli 1966]
Mandalawangi terdiri dari 12 huruf yang saling bergandengan, hingga membentuk satu imajinasi liar atas nama cinta.
Lembah mandalawangi adalah suatu titik di muka planet ini, di mana manusia bisa bercumbu siang malam bersama bumi dan langit. Hamparan edelweis yang masih kuncup pun sudah cukup mewakili keindahan sang mandalawangi di atas muka bumi ini. Di gelapnya malam, milyaran bintang tidak pelit untuk membagi sinarnya yang indah dan cantik. Diam tapi tidak membeku di hitamnya malam, karena mereka masih mengerlingkan matanya. Bahkan sang bulan pun tidak malu untuk menampakkan wajahnya di malam hari di depan dua insan manusia yang sedang dimabuk asmara.
Keindahan itu tak terlukiskan. Keindahan itu tidak tergambarkan. Lupakan segala kata-kataku, karena aku tidak bisa menggambarkannya dengan kata-kata.
Aku memang tidak pintar bermain kata-kata. Yang bisa aku lakukan hanyalah bercerita. Ya, aku ingin bercerita mengenai seorang pria asing yang membuat kata mandalawangi begitu berkesan. Siapa dia? Dia bukan siapa-siapa. Dia hanyalah orang asing yang baru ku kenal dalam hitungan jam. Dia datang tiba-tiba. Bukan…dia bukan makhluk halus ataupun sejenis jelangkung. Dia manusia biasa yang datang menawarkan kehidupan baru bagiku. Aku tergoda menerima tawarannya. Kalian pasti bingung bagaimana aku bisa tergoda begitu cepat. Heh…Dia menggodaku dengan Alqur’an dan sehelai sajadah. Katakan padaku, dengan dua senjata andalannya itu, apakah aku bisa menolaknya?? Dia mampu meruntuhkan dinding-dinding keangkuhan dalam diriku.
Dia bahkan nekat memintaku untuk menjadi istrinya… ah manusia bodoh!!! Bagaimana mungkin kau bisa mengeluarkan kalimat sakral itu di tengah-tengah padang edelweis nan indah… dan lebih bodohnya lagi, aku mempercayainya. Tapi dari kebodohan ini, aku ingin belajar banyak darinya. Belajar untuk kembali mencintai seorang pria setelah sekian lama kata “cinta” itu aku tinggalkan. Belajar untuk mempercayainya bahwa rasa cinta bisa datang kapan saja bila sang Pemilik Hati sudah menunjukkan kuasa-Nya.
Aku percaya kalimat itu tidak mengalir begitu saja dari bibirnya. Dia pasti kesulitan untuk merangkai kata-kata yang pas saat memintaku jadi istrinya. Bukan hanya kesulitan dalam merangkai kata, tetapi juga tempat yang dia pilih sebagai saksi dari kata-katanya. MANDALAWANGI. Karena untuk berada di tempat ini, dia harus melewati tanjakan-tanjakan yang terjal, melewati pohon tumbang yang mengharuskannya untuk memanjat, menunduk, membungkuk bahkan merayap. Dia membuatku merasa seperti wanita spesial.
Jangan tanya padaku bagaimana perasaan ku saat itu… karena rasa itu lebih dari sekedar kata bahagia… ada rasa kaget, bingung, takut, senang, dan tidak percaya… bisakah kalian meramu semua rasa itu hingga menjadi satu kata? Beritahu aku bila ada kata yang bisa melebihi kata “bahagia”.
- May 7, 2009 -
05 Desember 2010
Lagu SAMAPTA
lagu2 penuh semangat pembakar motivasi
21 November 2010
Pekerjaan Tidak Sesuai Dengan Minat, Apakah Saya Telah Gagal ?
11 Oktober 2010
Seberapa Pentingnya Identitas di Akhiran E-mail?
Dasarnya, signature berisikan nama, jabatan, dan atau informasi bagaimana menghubungi si pengirim. Biasanya terdiri dari beberapa baris. Namun, banyak pula yang kemudian menambahkan beragam hal. Ada yang menambahkan kutipan dari orang terkenal, link situsnya, bahkan menuliskan nama dengan font beragam dan warna-warni. Bahkan ada pula yang menyisipkan foto atau grafik animasi. Yang pada akhirnya menambah bobot e-mail dan menyusahkan orang yang menerima.
07 Oktober 2010
18 Modus Korupsi, Mungkin Anda Pernah Melakukannya
ini. Tidak ada koran, televisi atau bahkan di Wikimu sendiri yang sepi
dalam jangka waktu lama dari berita atau pembahasan mengenai ketiga hal
tersebut. Ini membuktikan kita semua membenci korupsi dan menginginkan
korupsi dibabat habis dari bumi Indonesia tercinta ini.
Namun bagaimana kita bisa ikut memberantas korupsi kalau ternyata kita
secara sadar atau tidak turut berperan melakukannya atau mungkin menikmati
hasilnya ? Bagi kita yang bekerja sebagai pegawai negeri atau pegawai BUMN
atau pun perusahaan swasta dan kebetulan berhubungan langsung dengan
masalah uang dan keuangan serta proyek-proyek barangkali pernah menjumpai
urusan-urusan yang bernuansa atau berbau korupsi.
Agar kita tidak terjebak mendukung atau ikut-ikutan menikmati hasil tindak
pidana korupsi, baik di pemerintahan maupun swasta, berikut ini
dikemukakan 18 modus korupsi yang diinventarisir oleh KPK (khusus bagian
pemerintahan adalah dari KPK, untuk swasta adalah interprestasi penulis
warta), yaitu :
1. Pemerintahan : Pengusaha menggunakan pejabat pusat untuk membujuk
kepala daerah mengintervensi proses pengadaan barang/jasa dalam rangka
memenangkan pengusaha tertentu dan meninggikan harga ataupun nilai
kontrak.
Swasta : Manajer atau karyawan yang ditunjuk dalam proyek pengadaan barang
/ jasa di perusahaan mendekati rekanannya dan berjanji menggunakan jasa
atau barangnya asal harga barang atau nilai kontrak ditinggikan untuk
masuk kantong pribadi.
2. Pemerintahan : Pengusaha mempengaruhi kepala daerah untuk
mengintervensi proses pengadaan barang/jasa agar rekanan tertentu
dimenangkan dalam tender atau ditunjuk langsung dan harga barang dinaikkan
(di-mark up).
Swasta : Manajer atau karyawan memenangkan rekanan tertentu dalam tender
atau menunjuknya secara langsung dan harga barang/jasa dinaikkan (di-mark
up) untuk masuk kantong sendiri.
3. Pemerintahan : Panitia pengadaan yang dibentuk Pemda membuat
sepesifikasi barang yang mengarah pada merek produk atau spesifikasi
tertentu untuk memenangkan rekanan tertentu, serta melakukan mark up harga
barang dan nilai kontrak.
Swasta : Manajer atau karyawan membuat spesifkasi barang yang mengarah
pada merek produk atau spesifikasi tertentu untuk memenangkan rekanan
tertentu, dengan maksud mendapatkan keuntungan pribadi dengan melakukan
mark up harga barang dan nilai kontrak.
4. Pemerintahan : Kepala daerah ataupun pejabat daerah memerintahkan
bawahannya untuk mencairkan dan menggunakan dana/anggaran yang tidak
sesuai dengan peruntukannya kemudian membuat laporan pertangungjawaban
fiktif.
Swasta : Manajer atau karyawan menggunakan dana/anggaran dari pos yang
tidak sesuai dengan peruntukannya, lalu membuat laporan fiktif.
5. Pemerintahan : Kepala daerah memerintahkan bawahannya menggunakan dana
untuk kepentingan pribadi si pejabat yang bersangkutan atau kelompok
tertentu kemudian membuat pertanggungjawaban fiktif.
Swasta : Manajer atau karyawan menggunakan dana perusahaan untuk
kepentingan pribadi dengan membuat pertanggungjawaban fiktif.
6. Pemerintahan : Kepala daerah menerbitkan Perda sebagai dasar pemberian
upah pungut atau honor dengan menggunakan dasar peraturan perundangan yang
lebih tinggi, namun sudah tidak berlaku lagi.
Swasta : -
7. Pemerintahan : Pengusaha, pejabat eksekutif dan DPRD membuat
kesepakatan melakukan ruislag (tukar guling) atas aset Pemda dan
menurunkan (mark down) harga aset Pemda, serta meninggikan harga aset
milik pengusaha.
Swasta : Manajer atau karyawan menjual aset perusahaan dengan laporan
barang rusak atau sudah tidak berfungsi lagi.
8. Pemerintahan : Kepala daerah meminta uang jasa dibayar di muka kepada
pemenang tender sebelum melaksanakan proyek.
Swasta : Manajer atau karyawan meminta uang jasa dibayar di muka kepada
rekanan sebelum melaksanakan proyek.
9. Pemerintahan : Kepala daerah menerima sejumlah uang dari rekanan dengan
menjanjikan akan diberikan proyek pengadaan.
Swasta : Manajer atau karyawan menerima sejumlah uang atau barang dari
rekanan dengan menjanjikan akan diberikan proyek pengadaan.
10. Pemerintahan : Kepala daerah membuka rekening atas nama Kas Daerah
dengan specimen pribadi (bukan pejabat atau bendahara yang ditunjuk).
Maksudnya, untuk mempermudah pencairan dana tanpa melalui prosedur.
Swasta : Manajer atau kepala bagian membuka rekening atas nama perusahaan
dengan specimen pribadi untuk mempermudah pencairan dana tanpa melalui
prosedur.
11. Pemerintahan : Kepala daerah meminta atau menerima jasa giro/tabungan
dana pemerintah yang ditempatkan di bank.
Swasta : Manajer atau bagian keuangan meminta atau menerima jasa
giro/tabungan dana perusahaan yang ditempatkan di bank atau menempatkan
dana perusahaan di bank atau pasar modal atas nama pribadi.
12. Pemerintahan : Kepala daerah memberikan izin pengelolaan sumber daya
alam kepada perusahaan yang tidak memiliki kemampuan teknis dan finansial
untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.
Swasta : Manajer atau kepala bagian atau karyawan menyewakan atau
mengswakelola aset perusahaan dan hasilnya masuk ke kantong sendiri.
13. Pemerintahan : Kepala daerah menerima uang/barang yang berhubungan
dengan proses perijinan yang dikeluarkannya.
Swasta : Manajer atau karyawan menerima uang/barang sehubungan dengan
tugas dan pekerjaannya dari pihak ketiga yang diuntungkan olehnya.
14. Pemerintahan : Kepala daerah, keluarga ataupun kelompoknya membeli
lebih dulu barang dengan harga murah untuk kemudian dijual kembali ke
Pemda dengan harga yang sudah di-mark up.
Swasta : Manajer atau karyawan membeli barang dengan harga murah untuk
kemudian dijual kembali kepada perusahaan dengan harga yang di-mark up.
15. Pemerintahan : Kepala daerah meminta bawahannya untuk mencicilkan
barang pribadinya menggunakan anggaran daerah.
Swasta : Manajer atau karyawan mencicil harga barang pribadinya dengan
menggunakan uang kantor.
16. Pemerintahan : Kepala daerah memberikan dana kepada pejabat tertentu
dengan beban pada anggaran dengan alasan pengurusasn DAK (Dana Alokasi
Khusus) atau DAU (Dana Alokasi Umum).
Swasta : -
17. Pemerintahan : Kepala daerah memberikan dana kepada DPRD dalam proses
penyusunan APBD.
Swasta : -
18. Pemerintahan : Kepala daerah mengeluarkan dana untuk perkara pribadi
dengan beban anggaran daerah.
Swasta : Manajer atau karyawan menggunakan dana untuk keperluan pribadi
dengan beban perusahaan.
Demikianlah 18 modus tindak pidana korupsi yang dikemukakan oleh Ketua
KPK. Semoga setelah kita mengetahui modus-modus korupsi yang kemungkinan
bisa terjadi di sekitar tempat kita bekerja, kita bisa menghindarinya.
Yang penting adanya kemauan dan niat yang kuat dari kita untuk
menghapuskan budaya korupsi di negara Indonesia. Amin.
Sumber: http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?ID=10437